Blog EntryMalaka, Akhirnya Kesampaian JugaApr 28, '07 10:27 AM
for everyone

Singapura - Malaka - Kuala Lumpur, 27 - 29 April 2007

Entah sudah berapa kali punya rencana mengunjungi Malaka, tapi kok ya susah banget merelealisasikannya, padahal sudah beberapa kali transit diSingapura maupun KL. Ada - ada saja sebabnya, dari sakit diSingapuralah, salah bikin itenerary dan booking pesawatlah, sampai gara - gara lupa bablas terus keJakarta. Niatnya memang keMalaka sekedar extend saja suatu saat kalau keSing atau KL, lha kalau diniatin trip kesana kok kayaknya belum kepikiran alokasi budgetnya, maklum prioritas ketempat lain secara permodalan terbatas.

Akhirnya kesempatan itu datang juga, walaupun nyaris gagal juga. Maklum masih ragu - ragu juga kalau harus ngetrip sendiri lagi dinegeri orang gini, maklum bete rasanya gak ada teman jalan dan ngobrol dinegeri orang, palagi teman yang diharapkan bisa disusul ternyata malah dah balik keJakarta duluan. Tapi setelah mikir - mikir, sayang rasanya punya waktu 2 hari gak jadi keMalaka, padahal posisi dah diSingapura gini.

Jum'at siang sehabis cek out dari star cruise, perjalanan keMalaka dimulai dengan iringan hujan lebat menuju Kalang bahru terminal untuk mencari bus keMalaka. Agak susah juga mencari terminal Kalang Bahru, karena sebelumnya tidak tahu kalau itu nama terminal bis tujuan Singapura - Malaysia. Sampai diterminal terpaksa nunggu 1 jam keberangkatan karena bis jam 3 sudah berangkat. Tepat jam 4 sore, bis meninggalkan Singapura sesuai jadwal. Perjalanan Singapura - Malaka selama sekitar 5 jam (termasuk imigrasi Singapura dan Malaysia serta istirahat makan diAyer Hitam, Johor Baru).

Perjalanan selama 5 jam terasa sangat membosankan karena sepanjang perjalanan terasa sangat monoton. View Singapura - Malaka (dan rasanya juga nyaris sama kalau keKL) didominasi areal perkebunan kelapa sawit. Untungnya perjalanan terasa nyaman dan lancar karena selain bisnya nyaman, sepanjang perjalananpun jalannya mulus plus proses imigrasi yang mudah dan lancar.

Sekitar jam 9 malam waktu Malaysia akhirnya nyampe juga diterminal Malaka Sentral. Karena sudah malam dan capek, dari sana langsung naik Town Bus kearah penginapan didaerah Bukit China. Hmm...malam pertama diMalaka disambut hujan yang sedemikian derasnya. Yah mudah - mudahan hujannya bakalan habis malam ini sehingga besok pagi bisa city tour dengan cuaca yang cerah ceria.

Kota Malaka rasanya tidak terlalu luas dan objek wisatanyapun terletak hampir terpusat sehingga relatif mudah city tour dengan jalan kaki. Kalau tidak mau capek bisa saja naik becak wisata hias dengan tarif RM. 10 perjam. Tapi walaupun terpusat, rasanya tidak mungkin satu hari, bahkan bagi pecinta kota tua, musium, sejarah dan fotografi arsitektur mungkin butuh waktu seminggu untuk mengekplorasi Malaka secara maksimal.

Walaupun mayoritas objek wisata diMalaka adalah objek sejarah peninggalan Portugis yang didominasi bangunan warna merah, tapi aroma budaya Melayu, Belanda dan Inggris sebagai bangsa yang pernah eksis disana begitu besar sehingga banyak terjadi alkulturasi dalam semua aspek disana. Mungkin hanya sentuhan Jepang saja yang tidak begitu terasa, maklum seperti halnya diIndonesia, Jepang hanya menjajah selama 3,5 tahun diMalaka.

Membandingkan kota tua Malaka dengan kota tua Jakarta sebenarnya tidak jauh berbeda, apalagi aroma Belanda juga ada dikeduanya. Hanya saja rasanya kota tua Malaka lebih terawat dibanding Jakarta dan telah menjadi objek wisata utama diMalaka. Padahal kalau ditata seperti diMalaka rasanya Jakartapun tidak kalah menariknya dibanding Malaka. Dan seperti kata teman, waktu 2 hari itu sangat jauh dari kata mencukupi untuk mengekplorasi Malaka. Yah paling tidak sudah sempat mengunjungi Malaka.

Oh iya, terminal bis Malaka Sentral sepertinya tipe terminal ideal. Selain bersih dan nyaman disana terdapat fasilitas publik yang pasti sangat membantu traveller dari Information center, money changer dan informasi hotel beserta fasilitas free call untuk menghubungi hotel yang banyak tersedia brosurnya disana. Selain itu ditunjang fasilitas kios2 perbelanjaan seperti model ITC, sehingga bisa obat bosan menunggu bis berangkat.

Summary :

Sing - Malaka : 5 jam by bus - SGD 16 by Sing - Malaka Express bus, dari Kalang Bahru terminal (MRT Lavender station Exit Lavender st, jalan 300 m). Tapi kalau ambil rute Malaka - Sing tarifnya hanya RM 16 atau setengahnya (bingung kenapa bisa begini). Malaka juga bisa diakses langsung dari Dumai - Riau by Ferry. 

Malaka Central - Bukit China : RM 1 by town bus no. 17 turun diPublic Bank (samping St. Xavier Church).

Penginapan : Eastern Heritage - Jl. Bukit China no. 8 : RM 17/night - private room - basic condition.

City Tour : Selain jalan kaki bisa naik becak RM. 10/jam.

Malaka - Kuala Lumpur (KL) : 2 jam by bus - RM 9.40

Terminal Puduraya (KL) - KL Sentral : 1/2 jam by Metro Bis no. B 105 - RM 2 / hari. Nunggunya dari halte seberang Mall Kota Raya, keluar pintu samping Puduraya. 

KL Sentral - KLCC : 1 1/2 jam by Air Asia Sky bus - RM 9.

KL - Jakarta : By Air Asia - RM. 235

Objek Wisata :

Didominasi peninggalan sejarah, musium dan kota tua. Komplek objek wisata utama terletak didekat Stadhuys dengan ciri khas komplek bangunan bercat merah, China Town, Old Town Centre, Historical area, sekitar jalan Hang Jebat (seberang sungai Malaka dari Stadhuys) dan muara sungai Malaka.


18 CommentsChronological   Reverse   Threaded
artson wrote on Apr 30, '07


uhuy nyampe juga di malaka... salam buat Mohamand di eastren heritage dari sonson yah dijamin bakal dapat diskon walau cuman 1-2 RM lumayanlah
juwitapalgunadi wrote on Apr 30, '07
hm... kapan yaakk gue bisa ke sana...
yenceu wrote on Apr 30, '07
asik niy yud :)
farahinwonderland wrote on Apr 30, '07
salam buat Muhammad, Murtabak dan kawan-kawan :)
mamisylvi wrote on Apr 30, '07
Malaka bagus Yud, tapi kok sepi penghuni gitu yah... gak ada orangnya...
tapalbatas wrote on Apr 30, '07
artson said
salam buat Mohamand di eastren heritage dari sonson yah
Yupss...salam balik katanya...
Dia tanya kapan lagi keMalaka...
tapalbatas wrote on Apr 30, '07
hm... kapan yaakk gue bisa ke sana...
Ayokk...kapan - kapan mbak...
Masih pengen balik sana lagi...
coz kemarin blm semua tempat terjelajahi.
tapalbatas wrote on Apr 30, '07
yenceu said
asik niy yud :)
Yups...secaara daku suka objek2 sejarah...
tapalbatas wrote on Apr 30, '07
Murtabak dan kawan-kawan :)
Yoi....disana setiap makan hampir keMadras cafe terus...
Murah dan enak sii...
Dah nyobain martabak sapinya...mangtap...
Tapi gak habis coz porsinya ngamuk banget...
tapalbatas wrote on Apr 30, '07
Malaka bagus Yud, tapi kok sepi penghuni gitu yah... gak ada orangnya...
Waktu itu motonya pagi2 jadi blm pada buka rukonya.
Itu komplek ruko moms...
jadi walaupun bangunan tua dan bersejarah tetap difungsikan.
imansoe wrote on Apr 30, '07
wehehe... martabaknya dapet doong.:)
hotteaplease wrote on May 1, '07
Wah... enak dapet ujan2 di Melaka... pas ke sana dulu kala puanase rek! baca di websites sih sebenarnya ga cuma kota tua di melaka yang menarik. Ada beberapa obyek juga tapi emang kota tuanya paling antik karena tinggal susuri jalan dapet semua deh.
tapalbatas wrote on May 1, '07
imansoe said
martabaknya dapet doong.:)
Dapat dong Man.....
enak & murah pisan....
Kenyang...
tapalbatas wrote on May 1, '07
pas ke sana dulu kala puanase rek!
Yups...walau malamnya hujan, siangnya tetap panas menyengat.
Maklum kota pantai.
Comment deleted at the request of the author.
laurentiadewi wrote on May 1, '07
terakhir kesana tahun 2002..
kota yang panas.
tapalbatas wrote on May 1, '07
kota yang panas.
Yups, maklum daerah pantai.
Tapi masih mending dari Jakarta sii...
Trus kota tuanya benar - benar terawat.
laurentiadewi wrote on Jun 13
ya, bersih pula. tapi malingnya sama aja ama indo :p. merajalela. begitu parahnya sehingga tour guide berkali2 mengingatkan untuk baik2 menjaga passport dan dompet, jalan bergerombol dan mewaspadai orang asing yang terlalu ingin mendekat :).
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help